Slide Title 1

Aenean quis facilisis massa. Cras justo odio, scelerisque nec dignissim quis, cursus a odio. Duis ut dui vel purus aliquet tristique.

Slide Title 2

Morbi quis tellus eu turpis lacinia pharetra non eget lectus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Donec.

Slide Title 3

In ornare lacus sit amet est aliquet ac tincidunt tellus semper. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Monday, December 21, 2015

HILANGKAN KESOMBONGAN DIRI

Allah Azza Wa Jalla berfirman dalam hadist Qudsi :

“Kemuliaan adalah kain-Ku, dan kesombongan-Ku adalah selendang-Ku. Barangsiapa menyaingi-Ku di salah satu dari keduanya, sungguh Aku menyiksanya”. (HR. Muslim)

Sombong atau yang sering kita kenal dengan istilah kibr, takabur dan istikbar, ketiganya hampir semakna, merupakan suatu kondisi seseorang di mana ia merasa lain dari yang lain (dengan keadaan tersebut) sebagai pengaruh i?jab (kebanggaan) terhadap diri sendiri, yaitu dengan adanya anggapan atau perasaan, bahwa dirinya lebih tinggi dan besar daripada selainnya.

Manusia diciptakan dari air yang hina, dikeluarkan dari tempat yang hina dan kalau hidup tanpa agama akan menjadi manusia yang hina. Manusia dilahirkan tidak bawa apa-apa dan mati pun tidak bawa apa-apa kecuali hanya selembar kain kafan.

Sombong, barangkali sama tuanya dengan peradaban manusia. Iblis dikutuk dan dikeluarkan dari surga juga lantaran sombong. Ia menolak bersujud kepada Adam as, manusia pertama, karena merasa dirinya lebih baik.

“Allah berfirman:

قَالَ يَآإِبْلِيسُ مَامَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ {75}

قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ {76}

‘Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang (yang) lebih tinggi?’ Iblis berkata: ‘Aku lebih baik daripadanya, karena engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah’.” (Shaad: 75–76).

“Ana khoirun minhu (saya lebih baik dari dia),” kata Iblis. Merasa diri lebih baik dari pada yang lain itulah sombong. Dan akibat sombong, iblis dikutuk.

Perihal sombong, Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam mendefinisikan dalam sebuah riwayat, “Kibr (sombong) adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.”(HR Muslim).

Dua kata kunci: menolak kebenaran dan meremehkan manusia, itulah sombong. Ketika ada rasa ingin menonjolkan dan membanggakan diri, ketika hati kita keras menerima nasihat terlebih dari yang lebih yunior, ketika pendapat kita enggan untuk dibantah bahkan tidak jarang dipertahankan dengan dalil yang dipaksakan, ketika kita tersinggung tidak diberi ucapan salam terlebih dahulu, ketika kita berharap tempat khusus dalam sebuah majlis, ketika kita tersinggung titel dan jabatan yang dimiliki tidak disebut, maka jangan-jangan virus takabbur telah meracuni diri kita.

Maka tidak akan berlaku sombong, kecuali orang yang merasa dirinya besar dan tinggi, dan ia tidak merasa tinggi atau besar, kecuali karena adanya keyakinan, bahwa dirinya memiliki keunggulan, kelebihan dan kesempur-naan yang dengannya ia menganggap berbeda dengan orang lain.

Suatu Ketika Jibril AS bertanya kepada Nabi SAW,”Wahai Muhammad lebih mulia mana aku atau dirimu ?” Nabi Muhammad SAW menjawab, “Lebih mulia aku karena engkau diutus untuk aku.” Benar kata Jibril, lalu Jibril bertanya lagi, “Lebih mulia mana engkau atau agama islam ?”, Nabi SAW menjawab, “Lebih mulia islam, karena aku diutus untuk islam.”
Dari Ibnu Mas’ud dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya ada sebijih atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi saw: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakaiannya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Allah swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia lain” (HR. Muslim)

Allah SWT berfirman : “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). MEREKA ITU SEBAGAI BINATANG TERNAK, BAHKAN MEREKA LEBIH SESAT LAGI. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS. Al A’raaf 179)

Manusia lebih hina lagi dari pada binatang ternak kalau tidak ada agama.

Allah SWT berfirman : “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. Luqman 18)

Pangkat yang tinggi, harta yang melimpah, wajah yang cantik, wajah yang tampan dan rumah yang mewah. Inilah yang membuat manusia sombong dan angkuh berjalan dipermukaan bumi ini. Padahal dari ujung rambut sampai ujung manusia itu hina.

Al-Qur’an adalah kitab suci yang menjadi pedoman hidup dan merupakan obat bagi penyakit sombong. Terapi penyembuhan sombong dalam al-Qur’an yaitu dengan membaca al-Qur’an, mendekatkan diri pada al-Qur’an dan mengamalkan ajaran al-Qur’an. Sedangkan terapi penyembuhan dalam bimbingan dan konseling Islam yaitu dengan amal dan ilmu, sehingga dengan kedua hal tersebut akan tercipta sikap tawadhu’ dalam hati. Untuk itu seseorang harus berusaha dengan sungguh-sungguh dengan keyakinan hati bahwa melalui al-Qur’an penyakit sombong akan hilang.

DR. ‘Aidh Al Qarni merumuskan beberapa cara menghilangkan sifat sombong dalam diri. Cara-cara tersebut adalah:
  1. Sifat sombong akan hilang dengan cara mempelajari sifat rendah hati yang datang bersamaan dengan waktunya. Jika Anda melihat diri sendiri sombong dan angkuh terhadap orang lain, maka yang harus Anda lakukan adalah meninggalkan sifat tersebut dan mencelanya.
  2. Melakukan aktivitas yang dapat mengembalikan jiwa ke kondisinya yang normal, seperti mengangkat barang, melayani orang lain dan beraktivitas di rumah.
  3. Mengingat kembali proses pertumbuhan Anda, bahwa Anda diciptakan dari sperma yang hina dan akan kembali menjadi bangkai yang busuk. Sedangkan saat ini, Anda sedang membawa kotoran.
  4. Bergaul dengan orang-orang saleh lagi rendah hati sehingga memungkinkan Anda bercermin dari akhlak dan budi pekerti mereka yang baik. Di samping itu, jauhi teman-teman yang berperilaku buruk, di mana memungkinkan peluang sifat sombong dan angkuh tertanam dalam diri Anda.
  5. Memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar Anda menjadi bagian dari hamba-hamba Allah yang memiliki karakteristik rendah hati dan tidak sombong.
Semoga kita semua terhindar dari sifat sombong yang merupakan salah satu sifat penghuni neraka. Kita sama-sama berlindung pada Allah dari segala fitnah dunia….Aamin Ya Allah Ya Mujib..

Saturday, December 14, 2013

MTQ Lonsum Ke-33 "Dari Perencanaan Hingga Keberhasilan"


Bertempat di Kebun PT. PP. London Sumatra Indonesia, Tbk - Bagerpang Estate. Kebun yang memulai Operasionalnya pada tahun 1906 yang lalu dan merupakan termasuk salah satu Kebun yang Tertua yang ada di Indonesia. 
Rencana Lokasi Pelaksanaan MTQ Ke-33 PT. PP. London Sumatra Tbk

Pada tanggal 6 - 7 Desember 2013 yang Lalu kembali melaksanakan Kegiatan 2 Tahunan yaitu Acara Mushaboqah Tilawatil Quran (MTQ) Yang Ke 33. 

Para Panitia yang tergabung didalamnya adalah Team dari Bagerpang Estate, Sungai Merah Estate, BG-POM, dan Juga Team dari AMA-Serdang bergabung dalam 1 Kesatuan untuk Membuat Planning Keberhasilan MTQ-Lonsum ke 33 ini dengan diketuai oleh Ir. H. Sugito (Ketua I), Ir. Basuki Ekajaya (Ketua II) dan Juga Ir. Julianto Marbun (Ketua III). 


Dimulai dengan Design Lokasi (Lay Out) oleh Radi Wijaya, ST yang merupakan Civil Engineering AMA Serdang, dengan tema yang sudah di sepakati bersama saat Rapat Panitia adalah Gedung Lonsum Medan Dipindahkan ke Kebun Bagerpang Estate untuk Podium dan Panggung Utama. 
Kantor Lonsum Medan
Lay Out Lokasi Acara MTQ Lonsum Ke 33


Tampak Perspektif Rencana 

Tampak Gedung Lonsum Medan yang di Modifikasi
Walaupun tidak sama persis, dalam Rancangan awal sudah dapat dibayangkan berapa dana yang akan dikeluarkan untuk Pembangunan Gedung Lonsum di Kebun Bagerpang Estate Ini guna Pelaksanaan MTQ Lonsum ke 33 ini.

Suatu Keberhasilan tentunya tidak luput dari bantuan orang lain, Selanjutnya Team Dari Bagerpang Estate yaitu Ir. Ros Subagio yang Merupakan Field Assistance Kongsi Four Division- Bagerpang Estate dan Juga Ir. Catur Riadi yang merupakan Engineer di Bagerpang Palm Oil Mill (Tempat dilaksanakan MTQ) Ikut turun serta mendekorasikan serta menyulap Lapangan Sepak Bola menjadi Areal MTQ dengan Gedung Lonsum dan Lapangan Merdeka Medan.

Tahap Pekerjaan Awal Pun dilaksanakan
Pembangunan Gapura Oleh Ir. Ros Subagio and Team

Pembuatan Pagar Keliling Oleh Ir. Ros Subagio and Team
Pembuatan Rangka Panggung Utama Oleh Ir. Catur Riadi
Setelah selesai dalam Tahap Pekerjaan Awal, Kembali masuk dalam Tahap Finishing, Rangka Panggung yang sudah selesai dilaksanakan tadi di Tutup dengan Banner (Spanduk) dan didesain kembali oleh Radi Wijaya, ST. 
Tiga Kepala Menjadi Satu dalam Tahap Finishing ini. dan seluruh Panitia Men-support semua kebutuhan kami bertiga. Mulai dari Lighting, Dekorasi dan  lain sebagainya.
Tampak Panggung Utama yang sudah diselimuti Banner Ukuran Raksasa

Lahan yang telah siap dipakai Untuk
Acara MTQ Lonsum yang 33.

Malam Pembukaan dan Penutupan Pun Menjadi Saksi Keberhasilan MTQ Lonsum ke-33 ini, dengan dihadiri Oleh Perwakilan Gebernur Sumatera Utara, Wakil Bupati Deliserdang yaitu H.Zainuddin MarsDirektur PT. PP. London Sumatra Indonesia, Tbk yaitu Joefly J. Bahroeny, Ketua LPTQ Lonsum H. Mino Lesmana, Head of General Service Muhammad Waras, Sejumlah AMA (Area Manegement Agronomi) Lonsum, Sejumlah AME (Area Management Engineering) Lonsum, Sejumlah Manager Kebun Lonsum, Sejumlah Askep Kebun Lonsum dan Sejumlah Field Assitance Kebun Lonsum, Dandim Deli Serdang, Wakapolres Deli Serdang, Sejumlah SKPD, Camat, dan Beberapa Pimpinan Kebun Tetangga.

Suasana Malam Acara MTQ Lonsum Ke-33






PT. PP. London Sumatra Utara sudah melahirkan Beberapa Qori-qoriah andal, diantara adalah : H. Ahmad Kahiri Lubis yang berhasil meraih Juara MTQ Internasional Tahun 2012 dan Hj. Rika Harnita yang berhasil meraih Juara II pada MTQN di Bangka Belitung Tahun 2013.

"Keberhasilan itu tidak luput dari Bantuan Orang Lain, Maka sifat saling menghargai itu lebih mahal Harganya"