Sunday, November 08, 2009

Energi Terbarukan (PLTMH)




Assalamualaikum....wr...wb

Energi yang terbarukan saat ini sungguh sangat minim di Negara Kita Indonesia sekarang ini. Jadi, saya mencoba untuk membuka sedikit wawasan untuk anak negeri semuanya.

Sebelum saya mulai dengan pembahasan lebih lanjut kita akan melihat alam2 Indonesia yang penuh dengan warna- warni kehidupan seperti Lautan yang begitu luas, Danau yang membentang di permukaan bumi ini...dan juga Sungai yang sangat ramah akan lingkungan sekitar.

Dengan beberapa kegunaan alam yang kita miliki di semua sisi kehidupan ini apa salahnya kita mencoba untuk menggunakan SDA (sumber daya alam) ini untuk menjadikannya energi yang terbaru agar dapat di gunakan oleh masyarakat kita di Indonesia.

Seperti yang telah kita gunakan sebelumnya seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan yang terbaru sekarang adalah PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro). Kali ini kita akan membahas tentang PLTMH.

PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) ini berasal dari Jepang. dari suatu perusahaan konstruksi yang di sebut dengan JICA.

Harga BBM yang semakin hari kian meningkat, renewable energy menjadi primadona dalam penyediaan energy salah satunya dengan Mikrohydro system. Mikrohydro system merupakan technology pembangkit listrik tenaga air yang berskala kecil karena pembangkit tenaga listrik ini memanfaatkan aliran sungai atau aliran irigasi sebagai sumber tenaga untuk menggerakan turbin dan memutar generator. Jadi pada prinsipnya dimana ada air mengalir dengan ketinggian minimal 2,5 meter dengan debit 250 liter/detik, maka disitu ada energi listrik. Selain daripada itu mikrohydro tidak perlu membuat waduk yang besar seperti PLTA. Menurut Ketua Magister Sistem Teknik Konsentrasi Mikrohidro Universitas Gadjah Mada Dr. Ing Ir. Agus Maryono mengatakan “PLTMH adalah salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) low head dengan kapasitas kurang dari 500 Kilo Watt (KW)”. (http://www.pln-jatim.co.id). Selain itu Maria Hartiningsih (Energi Tri Mumpuni) mengatakan “Mikrohidro memanfaatkan debit dan ketinggian jatuhnya air pada sungai kecil di desa-desa untuk menghasilkan energi listrik di bawah 100 kilowatt” (http://www.kompas.com).

Keuntungan Mikrohidro:
• Bebas Emisi.
• Energy yang dihasilkan dapat diperhitungkan.
• Tidak memerlukan DAM.
• Tidak perlu membuat Waduk.
• Minimal akibat langsung.
• Pembangkit berumur panjang ( sampai dengan 30 tahun atau lebih)

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah suatu pembangkit listrik skala kecil yang mengubah energi potensial air menjadi kerja mekanis, memutar turbin dan generator untuk menghasilkan daya listrik skala kecil, yaitu sekitar 0-100 kW. Turbin merupakan salah satu mesin fluida yang mengubah energi mekanis fluida menjadi kerja poros. Terdapat dua jenis utama turbin, yaitu turbin aksi/impuls dan turbin reaksi. Pada turbin impuls, pancaran (jet) air bebas mendorong bagian turbin yang berputar yang ditempatkan pada tekanan atmosfir. Sebagai contoh turbin ini adalah turbin pelton, turgo, dan crossflow. Sedangkan pada turbin reaksi, aliran air terjadi pada tekanan tertutup. Sebagai contoh turbin ini adalah turbin kaplan, propeller dan turbin francis. Kedua jenis turbin tersebut tergantung pada perubahan momentum dari air, sehingga gaya dinamiklah yang mengenai bagian yang berputar (Runner) dari turbin tersebut.

Pada dasarnya pemilihan tipe turbin untuk PLTMH sama seperti pemilihan tipe turbin pada PLTA konvensional yang pernah ada. Dasar pemilihan tipe turbin sebagai penggerak generator pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) terlebih dahulu harus diketahui besaran Head (meter), debit air (m3/detik) , dan besarannya kecepatan putar turbin (n). Kecepatan putaran turbin diperoleh dengan mengetahui kecepatan air yang akan masuk sudut-sudut turbin, dengan merubah kecepatan linear menjadi kecepatan keliling (sentrifugal) pada poros turbin tersebut yang disebut dengan kecepatan keliling (U1 = D x phi x n).
Dimana: U1 = Kecepatan Keliling D= Diameter Roda Turbin n = Putaran Turbin
Dalam pemilihan kecepatan putaran sedapatnya ditentukan setinggi mungkin, karena dengan kecepatan putar yang tinggi akan didapat momen punter (kopel) yang kecil, poros yang kecil, dan diameter roda turbin yang kecil, sehingga akan membuat ukuran generator lebih kecil. Kecepatan keliling U1 meningkat dengan membesarnya n. Selanjutnya yang sangat penting untuk diketahui dalam merencanakan turbin adalah menentukan kecepatan spesifik (nq) yang akan sangat menentukan dalam perencanaan tipe turbin yang akan digunakan dalam PLTMH.

Selain dengan menggunakan rumus diatas, nilai dapat juga diperoleh dengan menggunakan grafik kecepatan spesifik dibawah ini setelah diketahui besar nilai head, putaran turbin, dan kapasitas air. Setelah mengetahui kecepatan spesifik tersebut dapat ditentukan jenis turbin yang akan digunakan. Apakah akan digunakan turbin propeller, pelton, crossflow, caplan, turbulen atau yang lainnya. Penentuan jenis turbin untuk PLTMH juga dapat secara langsung melalui grafik dibawah berikut setelah diketahui nilai kecepatan spesifik dari cara perhitungan diatas.

Jadi, Para Tekhnokrat Muda yang mempunyai jiwa intelektual yang sangat tinggi diharapkan dapat dengan mudah membangun desa- desa terpencil yang berada di daerahnya sediri untuk dapat membangun fasilitas Mikro hydro system karena sangat banyak gunanya untuk kita, bangsa dan negara yang kita cintai ini.....

Jadi kita sebagai generasi muda jangan hanya bisa menyalahkan pemerintah saja dengan semua ini. Kita juga harus menyalahkan diri sendiri, dan tanyakanlah pada diri sendiri untuk berfikir positif ke depan dengan hal- hal yang melanda negara kita ini.

Bagi kaum2 Wanita (Hawa) jangan lah menjual dirimu dengan segenap kekurangan yang anda miliki....tapi juallah ilmu anda dengan harga tinggi....(Pakailah otakmu)
Bagi kaum Pria (Adam)...jangan lah kamu menyia-nyiakan hak kepemimpinanmu itu dengan mabuk2an yang tak jelas dan bahkan dengan demonstrasi yang tak jelas.

yang penting kita sebagai generasi muda jangan buat malu lah dengan semua ini ya....


SALAM SIPIL UNTUK INDONESIA
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA

No comments: